General : Pekerjaan Pondasi   16 comments


Jenis-jenis fondasi yang umum digunakan adalah :

1. Pad & Chimney (disebut juga : Spread Footing, Isolated Column Footing, Shallow Foundation), dibedakan lagi berdasarkan :

Bentuk Pad (Plate / Slab) :

– Dasar (base pad) ada yang berbentuk lingkaran (Circular), dan persegi panjang (square) dan segi empat (rectangular).

– Berbentuk tangga (stepped footing) dan miring (slope pad)

– Bentuk tepi pad ada yang bertepi tegak (vertical pad) dan ada yang bertepi miring (undercut)

Bentuk Chimney (Column) :

– Berbentuk kolom lingkaran (circular)

– Bentuk persegi (square)

– Truncated Cone dan Truncated Pyramid

2. Block Foundation yang berbentuk persegi (square), atau dapat dipaki pondasi sumuran (drilled shaft in soft rock ) atau Circular Reinforced Concrete Foundation (CRCF) yang umumnya berbentuk lingkaran (circular)

3. Enlarged Pad or Raft(mat) Foundation, Pondasi Englarged Pad adalah berbentuk seperti Pad & Chimney dengan telapak (base pad) yang lebih luas , sedaangkan Raft Foundation adalah pondasi gabungan yang terdiri dari empat kaki tower.

4. Pile (disebut juga Deep Foundation), umumnya dibagi berdasarkan metode pelaksanaan sebagai Bored Pile dan Driven Pile (precast, prestressed, cast-in-situ).

5. Rock Anchored, untuk pondasi berada pada lapisan batuan yang keras (hard rock)

Untuk pondasi pile dan pad & chimney ada pula yang dihubungkan dengan balok pengikat (tie beam) atau dikenal juga dengan sebutan grade beam atau ground beam, desainnya dimensi dan letaknya berdasarkan perhitungan statika struktur.

Pondasi berdasarkan fungsinya dibedakan berdasarkan struktur yang akan di dukung seperti untuk Pondasi untuk Tower (Tower Foundation) atau Pole (Pole Foundation)

Dan dari material dasar konstruksi dibedakan menjadi :

– Concrete Foundation (Beton tanpa tulangan)

– Reinforced Concrete Foundation (Beton Bertulang)

Berdasarkan letak posisi stub material dalam pondasi :

– Stub menerus pada dasar stub (Normal Position Stub)

– Stub gantung (Hinged Stub)

Dokumen yang diperlukan dari pekerjaan rekayasa pondasi disiapkan dalam bentuk :

1. Statical Calculation for Foundation Design, yang berisikan antara lain :

– Asumsi dan teori dasar desain

– Data :besar, arah dan jenis beban (foundation Loading), parameter tanah (soil properties) , tipe pondasi (foundation type), tipe tower(tower type) dan dimensi, ukuran dan bentuk stub (stub dimension & properties), paramater bahan (concrete properties and steel properties)

– Kalkulasi : perhitungan dimensi, perhitungan penulangan(jumlah, diameter)

– Sketsa (sketch)

2. Foundation Drawing, yang memuat :

– Jenis Tower dan ketinggiannya (Tower Type & Body Extension)

– Ukuran, jumlah, pemotongan dan jenis pembengkokan pembesian (Bar Cut & Bending Schedule)

– Ketinggian stub tower (chimney extension)

– Jarak dan dimensi antar kaki (tower leg)

– Tipe pondasi, bentuk dan ukuran (Foundation type, size and dimension)

– Bill of Quantity (Material & Service Quantity Take-Off)

– Blok Judul (Title Block)

Posted Sunday 15 May, 2011 by Fellow in Foundation Work

16 responses to “General : Pekerjaan Pondasi

Subscribe to comments with RSS.

  1. bisa minta informasi untuk formwork chimney 500 kv ukurannya berapa aja?
    terimakasih…

  2. Dear P’Fajar, untuk penampang chimney (pada pondasi tipe pad&chimney), pengalaman saya utk pondasi 500 kV T/L (2 cct x 4 ACSR Gannet, 1 x GSW 95, 1 x OPGW) biasa ukuran dari 0,7mx0.7m s/d 1mx1m, sedangkan panjang bervariasi mulai dari 4 m s/d 6 m tergatung chimney extension pada lokasi tertentu. Penentuan dimensi penampang pondasi tergantung design engineer. Material Formwork bisa dipilih dari bhn multiplex atau plat baja tipis. Trims..

  3. DEAR
    BISA BANTU KAMI UNTUK CONTOH2 Drawing pondasi 500 kv class 1 – class 6
    terimakasih
    syukri
    email : syukri74@yahoo.com

  4. berapa panjang max chimney diatas tanah untuk penambahan leg extention dmana cutting tanah dan penambahan leg extention tower sudah tidak bisa dilakukan sesuai standar PLN?

  5. @pak teguh. Tinggi chimney biasa dikontrol oleh tinggi level banjir supaya stub jgn sampai terendam. Saya pernah menambah sampai dengan 2m. Dan leg ext biasa sampai dengan +2m.. untuk desain pondasi disesuaikan dengan ketinggian chimney dan beban akibat leg extension. Biasanya dalam boq pln mencantumkan harga qty per meter dari chimney dan leg extension. Standar pln tidak pernah mengacu pada hal-hal diatas.

  6. Dear Pak..
    Bisa tolong, untuk cara perhitungan pekerjaan pondasi 275kV

    salam
    Aranka

    email: holland.aranka@yahoo.com

  7. maaf, mau nanya lagi…
    sekarang ada dalam perjalanan design pondasi, ada dua “pendapat” yang dianut oleh PLN dalam hal analisa kestabilan pondasi bagian compress/tekan, yaitu :
    1. tanah diatas pondasi/slab ikut membebani pondasi, jadi tanah diatas pondasi dianggap membebani dan menambah jadi beban dalam perhitungan cek tekan. (pada semua literatur perhitungan pondasi, tanah diatasnya dianggap beban)
    2. tanah diatas pondasi/slab dianggap tidak membebani , hal ini didasari dari hasil sondir dimana angka hasil sondir (pada level tersebut) itu sendiri sudah terbebani tanah diatasnya.

    untuk no 1 dianut oleh Pusenlis dan no 2 dianut oleh para senior engineer PLN dan engiineer project PLN.

    manakah yang paling mendekati realita ?

    terimakasih.

  8. @teguh, Pak Teguh, kedua pendapat diatas memang sering dijadikan perdebatan dan memang ada pendukungnya. Hanya saja dalam perencanaan desain sesuai dengan IEEE didalam standard manualnya bahwa berat tanah diatas pondasi dimasukkan sebagai beban mati (Dead Load) yang tentu saja berpengaruh terhadap compression (Tekan) dan Uplift (Tarik). Kemudian terkait daya dukung ada dua konsep yg dikenal dan punya pendukung masing2 seperti istilah gross allowable bearing capacity dan Net Allowable Bearing Capacity, tetapi sering digunakan oleh Engineer adalah angka Gross Allowable Bearing Capacity.

  9. Sebagai tambahan bahwa ada untung ruginya bila kita memasukkan berat tanah diatas slab,pelat, atau pad. dari Statical Calculation akan diperoleh bahwa semakin dalam kita merencanakan pondasi telapak maka luas pad atau telapak akan menjadi besar pula. Dan tentu saja akan menjadikan desain tidak efektif dari sisi volume.

  10. Pak Untung,

    Mohon info BOM untuk tower suspension dan tension 150 kV dan cara perhitungan pekerjaan pondasi tower.

    Terima Kasih.
    Salam, Asrul

    email : asrul.fahrul@gmail.com

  11. untuk no.1 : design pondasi akan semakin keatas tanah, semakin besar daya dukung tanahnya, semakin naik elevasi padnya… dan akan mencapai elevasi dimana SF uplift mencukupi. jadi akan ada kesamaan ukuran slab pondasi antara kelas 1 dan 2 jika menggunakan SF uplift = 2 seperti sekarang.
    untuk no.2 : design pondasi akan semakin dalam, dan akan semakin kecil/efisien dalam hal concretenya…

    kedua option design ini masing2 sudah memberikan bukti dilapangan kalau keduanya “safe”…

    mohon diinformasikan di standar IEEE manual yang mana yg menunjukan tanah diatasnya membebani, kalau ada mohon di share link nya.

  12. @teguh,Informasi ada di IEEE Std 691-2001 : IEEE Guide for Transmission Structure Foundation Design and Testing

  13. perhitungan struktur pondasi kelas 6 ada ?

  14. @rahmat, perhitungan untuk klas 6 baik itu menggunakan tiang pancang atau dengan taing bor (strauss) tentu saja bpk bisa mendesainnya. dalam prakteknya bila menggunakan borepile biasa diamtyer yg digunakan 40 cm sd 60 cm. silahkan cari referensi desain untuk struktur pondasi pancang (pile foundation)

  15. Dear pak..
    Adakah ketentuan batas maksimal perbedaan elevasi pada ke-4 kaki untuk leg extension..?
    terima kasih.

  16. Utk sdr poyie…sepertinya tidak ada batasan secara khusus, yg penting adalah pondasi didesain kuat terhadap pembebanannya

Berikan komentar atau pesan anda

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: