Pengolahan Data Sondir   6 comments


Pengolahan data sondir diperlukan bagi kepentingan interprestasi desain untuk pondasi tower (atau pole) transmisi. Data yang dibutuhkan dari lapangan adalah berupa raw data, yang memuat hasil bacaan manometer tiap interval kedalaman per 20 cm sampai kedalaman akhir konus, yaitu bacaan yang pertama berupa perlawanan konus (qc) dan bacaan kedua berupa perlawanan geser (qc+fs). Nomor ID konus yang digunakan, kedalamanan muka air tanah, pelaksana/penanggung jawab pencatatan/pembacaan manometer, tanggal penyelidikan, lokasi (sawah/ladang/rawa), prediksi muka banjir (jika ada), Nama proyek, Nomor lokasi (nomor tower), dll.

Hasil pengolahan berbentuk tabel perhitungan dan grafik sondir, yang memuat informasi berikut :
qc (perlawanan konus, atau daya dukung);
fs (perlawanan geser);
rf (angka banding geser, atau friction ratio);
Tf (geseran total)

Perhitungan dan penggambaran grafik sondir ini dilakukan dengan menggunakan komputer yang memakai software dari Microsoft Excel atau program software yang khusus untuk pengolahan data CPT (Cone Penetration Test).

Data hasil pengukuran adalah cell yang berwarna kuning, dan rumus yang terpakai adalah sebagai berikut :

Dari tabel diatas terlihat bahwa Variabel Dc, Ds dan Ls adalah dimensi konus yang dipakai pada penyelidikan ini, variabel ini akan dihitung sebagai koreksi alat konus.

Dari tabel diatas kita akan memindahkan kedalam bentuk grafik yang disebut juga Grafik sondir.

Pada tabel perhitungan sondir, terdapat kolom estimasi jenis tanah, jenis tanah yang diprediksikan adalah berdasarkan angka friction ratio, Rf. Pengklasifikasian ini bermacam-macam tergantung dari hasil penyelidikan tanah yang dilakukan beberapa ahli geoteknik. Penggunaan klasifikasi ini diserahkan kepada pembaca blog yang tercinta.

Dari hasil penyondiran , jenis tanah Sand (pasir)  dapat diketahui dari nilai qc yang tinggi dan Rf yang kecil, sebaliknay untuk Clay (lempung) qc-nya kecil dan Rf-nya tinggi.

Walau kelompok jenis tanah cukup banyak, namun penulis hanya mengelompokkan kedalam 2 kelompok besar saja yaitu sand atau clay , semoga maklum adanya.

Posted Wednesday 18 May, 2011 by Fellow in Soil Investigation

6 responses to “Pengolahan Data Sondir

Subscribe to comments with RSS.

  1. Mohon Informasi dimana bisa kami dapatkan software untuk pengolahan data sondir ? terima kasih.

  2. terima kasih mas untuk penjelasannya, terutama untuk Schertmann Profiling Chart

  3. apa itu schertmann profiling chart
    kalau boleh saya dikasi ilmu pencerahannya

  4. @husnal..Schmertmann profiling chart adalah klasifikasi jenis tanah berdasarkan nilai qc sondir dan fr berdasarkan percobaan beiiau pada berbagai jenis tanah dengan menggunakan sondir manual dengan konus Begemann. Untuk penyelidikan yang menggunakan alat sondir modern disarankan untuk menggunakan klasifikasi tanah oleh Robertson, yaitu salah seorang penyelidik tanah dari berbagai parameter tanah seperti pore water pressure, liquification dll.

  5. FYI (For your information) : Dalam pembacaan manometer sondir, pastikan bahwa satuannya adalah kg/cm2 (kg per sentimeter persegi) sehingga jangan kesalahan, karena ada manometer yg pembacaannya dalam satuan Kg , kgf saja atau Pa(pascal), Berhati-hatilah. Karena satuan Kg ataupun kgf menadakan gaya bukan tekanan(pressure) sedang Pa ataupun kPa adalah satuan tekan, namun harus dikoreksi lagi terhadap tabel diatas. Penulis akan mencaba mengupdate tulisan blog ini.

  6. Mas Boleh Minta Formulanya Berdasarkan Pembahasan Diatas Terima Kasih Atas Ilmunya, arsalarifuddin@gmail.com

Berikan komentar atau pesan anda

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: